209 Views

Menarakaltim.com, Samarinda – Semarak Idulfitri 2025 di Kalimantan Timur terasa semakin meriah dengan acara open house yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) di halaman Kantor Gubernur. Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk bersilaturahmi, tetapi juga menjadi momen berbagi kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, bersama istrinya, Syarifah Suraidah, membagikan 1.000 paket Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga yang hadir. Setiap orang yang datang menerima nasi kotak serta amplop THR yang berisi uang tunai sebesar Rp100.000. Amplop tersebut bergambar Gubernur Rudy Mas’ud dan Syarifah Suraidah, disertai pesan “Mohon Maaf Lahir dan Batin.”

Sejak pagi pukul 09.00 WITA, ribuan warga mulai mengantre dengan penuh harapan di bawah terik matahari. Meski cuaca panas, semangat masyarakat untuk merayakan Idulfitri bersama pemerintah daerah tidak surut. Gubernur Rudy Mas’ud yang ramah, menyapa para tamu dan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri dengan penuh kehangatan.

Suasana keramaian warga yang tengah mengantri pembagian THR di halaman Kantor Gubernur Kaltiminii 

“Saya ingin mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Hari ini kita berkumpul untuk merajut silaturahmi dengan seluruh masyarakat. Kalau hari pertama open house ditujukan untuk jajaran Pemprov Kaltim, dan hari kedua untuk Forkopimda, maka hari ini adalah hari bagi seluruh rakyat Kaltim,” ujar Rudy Mas’ud saat membuka acara.

Selain menyapa masyarakat, Gubernur Rudy Mas’ud juga menyerahkan bantuan kepada penerima secara langsung, sambil mengingatkan pentingnya peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam distribusi zakat, infaq, dan sedekah.

“Kami bekerjasama dengan BAZNAS Kaltim untuk menyalurkan bantuan kepada 1.000 orang. Sebanyak 300 penerima mendapatkan bantuan dari BAZNAS, sementara sisanya berasal dari infaq keluarga kami pribadi,” jelasnya.

Gubernur Rudy Mas’ud saat membagikan THR kepada masyarakat

Gubernur juga menekankan harapannya agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Kaltim dapat semakin aktif dalam menyalurkan zakat mereka melalui BAZNAS.

“BAZNAS memastikan zakat, infaq, dan sedekah sampai ke penerima yang tepat. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Meskipun acara ini berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan, beberapa keluhan datang dari masyarakat. Salah satunya adalah keluhan dari para supir angkutan kota yang mengeluhkan antrean panjang dan sepinya penumpang karena libur lebaran yang mempengaruhi pendapatan mereka.

Namun, secara keseluruhan, acara open house ini tetap sukses dan menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Kalimantan Timur dalam merayakan Idulfitri dengan penuh rasa syukur. (*)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *