261 Views

menarakaltim.com, Samarinda – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) menggagas program ambisius untuk mencetak 1.000 pelatih fisik berkualitas sebagai upaya memperkuat prestasi olahraga di daerah. Program ini dimulai dengan Pelatihan Fisik Level 1, yang berlangsung pada 8-11 November 2024 dan melibatkan 50 pelatih dari berbagai cabang olahraga di Kaltim.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim turut memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menilai pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam memperbaiki ekosistem olahraga di Kaltim.

“Kami sangat mendukung langkah KONI Kaltim ini. Pelatih fisik yang berkualitas adalah kunci utama dalam membangun prestasi atlet yang konsisten di berbagai level kompetisi,” kata Rasman, Rabu (13/11/2024).

Rasman juga mengakui bahwa masih banyak cabang olahraga di tingkat kabupaten dan kota di Kaltim yang kekurangan pelatih fisik yang kompeten. Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut sekaligus mendorong kualitas pembinaan atlet, terutama di aspek fisik yang menjadi fondasi utama dalam pengembangan olahraga.

Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pelatihan di kelas, melainkan juga pada kemampuan para pelatih untuk menerapkan ilmu yang mereka dapatkan secara efektif.

“Tujuan utamanya adalah penerapan di lapangan. Kami berharap para pelatih yang telah mendapatkan pelatihan ini benar-benar dapat memanfaatkan pengetahuan mereka untuk mendukung peningkatan kemampuan atlet,” tegasnya.

Dengan pelatihan berjenjang yang direncanakan KONI Kaltim dan dukungan penuh dari Dispora, diharapkan para pelatih fisik ini mampu membawa perubahan signifikan dalam pembinaan olahraga di Kalimantan Timur. Program ini juga diharapkan menjadi landasan kokoh untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dispora Kaltim optimistis bahwa kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan olahraga di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim, sekaligus meningkatkan daya saing provinsi dalam berbagai ajang olahraga. (Adv/Dispora Kaltim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *