menarakaltim.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berencana mengalihfungsikan kantor lama mereka menjadi sebuah guest house modern yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung olahraga. Langkah ini merupakan bagian dari strategi peningkatan layanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pengguna fasilitas olahraga di wilayah tersebut.
Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim, Junaidi, mengungkapkan bahwa rencana ini akan dilaksanakan secara bertahap. Tahap awal akan difokuskan pada pengembangan kantor lama menjadi GOR latihan yang dilengkapi dengan fasilitas asrama. “Kami akan memanfaatkan kantor lama menjadi tempat latihan olahraga yang terintegrasi dengan asrama, termasuk menyediakan fasilitas tempat tidur bagi atlet atau pengguna lainnya,” ungkap Junaidi, Rabu (13/11/2024).
Bagian lain dari kantor lama akan dirancang sebagai guest house dengan tambahan fasilitas seperti ruang pertemuan. Lantai atas gedung akan digunakan untuk kamar tamu, sementara lantai bawah akan difungsikan sebagai ruang serbaguna yang bisa digunakan untuk rapat atau acara komunitas.
Dispora Kaltim menargetkan penyelesaian tahap pertama proyek ini pada akhir tahun 2024. Rehabilitasi tambahan, seperti renovasi asrama dan perluasan fasilitas lainnya, dijadwalkan untuk dilakukan pada tahun 2025 atau 2026. Menurut Junaidi, inisiatif ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan fasilitas olahraga di Kaltim.
“Dengan adanya guest house ini, kami ingin memberikan pelayanan yang lebih baik, tidak hanya bagi atlet atau komunitas olahraga, tetapi juga masyarakat umum yang membutuhkan tempat menginap atau fasilitas pertemuan,” tambahnya.
Guest house tersebut nantinya akan dikelola secara profesional dengan sistem operasional 24 jam. Dispora Kaltim berencana mengadopsi pengelolaan mirip hotel, termasuk pembagian jadwal kerja dalam tiga shift. Fasilitas tambahan seperti ruang meeting juga diharapkan dapat menjadi daya tarik untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat.
Langkah inovatif ini diyakini tidak hanya akan meningkatkan kualitas fasilitas olahraga, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan layanan publik di Kalimantan Timur. (Adv/Dispora Kaltim)

