menarakaltim.com, Samarinda – Krisis regenerasi atlet di Kalimantan Timur (Kaltim) kian nyata dengan data yang menunjukkan hanya 20% atlet berada pada usia produktif. Menanggapi kondisi ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menguatkan komitmen pada pembinaan atlet muda untuk menjamin keberlanjutan prestasi olahraga di masa depan.
Pelaksana Harian (PLH) Dispora Kaltim, Sri Wartini, menyampaikan keprihatinannya atas minimnya jumlah atlet produktif di Kaltim. “Pembinaan usia dini adalah langkah yang sangat esensial untuk mencetak atlet berkualitas dan berdaya saing. Kami mendukung penuh kejuaraan-kejuaraan yang memberi pengalaman berharga bagi atlet muda,” ujar Sri pada Sabtu (2/11/2024).
Dispora Kaltim juga memprioritaskan Event Pra Popnas mendatang sebagai momentum pengembangan kemampuan atlet muda Kaltim sekaligus mengasah mental juara mereka. “Pra Popnas adalah batu loncatan penting. Di sana, atlet muda kita dapat mengukur kemampuan dan kesiapan mereka untuk berprestasi di tingkat nasional,” jelasnya.
Selain pembinaan teknis, Sri menegaskan pentingnya penguatan mental bagi atlet muda. “Mental yang kuat menjadi fondasi keberhasilan di dunia olahraga. Karena itu, kami fokus membangun mentalitas mereka agar siap bersaing di level yang lebih tinggi,” tambah Sri.
Dengan pendekatan menyeluruh pada pembinaan teknis dan mental, Dispora Kaltim berharap para atlet muda dapat meraih prestasi yang membanggakan Kaltim di tingkat nasional dan internasional. (Adv/Dispora Kaltim)

