Menarakaltim.com, Samarinda – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur (Kaltim) secara resmi menetapkan Rudy Mas’ud dan Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terpilih untuk periode 2025-2030. Penetapan ini berlangsung dalam rapat pleno terbuka di Samarinda pada Kamis malam (6/2/2025).
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif akan menjadi kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan.
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan lebih efektif.
Hamas, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa selama ini komunikasi antara DPRD dan Gubernur kerap menemui kendala. Ia berharap, dengan kepemimpinan Rudy Mas’ud, koordinasi antara legislatif dan eksekutif bisa lebih lancar sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat.
“Sebagai Gubernur dan DPRD, tentu harus ada sinkronisasi, karena pembangunan melibatkan unsur eksekutif dan legislatif. Komunikasi yang baik akan mempercepat pembangunan di Kaltim. Sebelumnya, terus terang saja, komunikasi dengan gubernur agak sulit, bahkan untuk bertemu saja terasa ada jarak. Nah, ke depan ini saya berharap kita lebih dekat dan lebih mudah berkoordinasi,” ujarnya.
Terkait peran DPRD dalam pemerintahan, Hasanuddin menegaskan bahwa lembaganya tetap akan menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugasnya, selain peran dalam penyusunan anggaran (budgeting) dan legislasi.
“Pengawasan tetap kami laksanakan. Itu sudah menjadi tugas kami di DPRD. Justru saya pikir pengawasan akan lebih mudah, karena kami berada dalam satu partai yang sama. Tapi tentu saja, rekan-rekan media juga memiliki peran besar dalam mengawal jalannya pemerintahan,” kata Hamas.
Ketika ditanya soal profesionalisme dalam menjalankan tugas—mengingat Gubernur terpilih, Rudy Mas’ud, adalah adiknya sendiri—Hasanuddin menegaskan bahwa ia tetap akan menjalankan tugasnya secara objektif dan sesuai aturan yang berlaku.
“Regulasi yang ada tetap kami patuhi. Memang secara pribadi kami bersaudara, itu tidak bisa dihindari. Tapi dalam menjalankan pemerintahan, kami tetap profesional dan suportif. Justru dengan kedekatan ini, komunikasi dengan masyarakat bisa lebih baik. Saya juga berharap teman-teman pers dapat menjadi pihak yang mengawasi jalannya pemerintahan ke depan,” pungkasnya. (*)

